Aku diam dan berdiri
Tak mampu bergerak, ku terpaku di sini
Hanya dapat pandang ia yang pergi
Menjauh dan mungkin tak kembali
Aku terpaku, aku membeku
Tak ada patah kata, ku sempurna membisu
Hanya mampu dengar langkahnya menjauh
Pergi dan berlalu
Aku patah, aku kalah
Sungguh ku t'lah menyerah
Aku tak mampu menahan air mata
Mengalir, menderas, membelai wajah
Aku diam, aku membisu
Saat ku tahu isi hatimu
Sedang berbunga, tapi bukan untukku
Untuk dia, yang sempurna memesonamu
Aduhai, betapa patah hatiku
Betapa remuk asaku
Seakan kulihat kau menjauh
Menjauh, pergi tinggalkanku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar