Mungkin saat ini, ada seseorang di ujung sana, yang menyertakan aku di setiap doanya
Mungkin saat ini, ada seseorang di ujung sana, yang tak pernah lepas memikirkanku, mengkhawatirkanku
Jadi kenapa aku harus sedih? Jadi kenapa aku harus terlalu berharap yg tidak perlu?
Perhatian itu, pasti masih ada yg memberikannya untukku. Meskipun tidak diucapkan secara langsung, walaupun tidak tertulis, tapi setidaknya ada yg memberikan perhatian padaku melalui doa-doa dan harap dalam hati.
Jika aku punya keyakinan seperti ini, kenapa aku menjadi seperti orang yang "haus perhatian"?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar